Menentukan Ukuran Lubang Hisap Debu

By | Desember 27, 2020
cara menentukan ukuran lubang hisap pada mesin

CARA MENENTUKAN UKURAN LUBANG HISAP DEBU PADA MESIN

Sebelum menentukan kapasitas dust collector, tentu ukuran lubang hisap wajib diketahui. Karena ukuran lubang hisap dan kecepatan aliran debu yang akan menentukan seberapa besar kapasitas dust collector. Untuk menentukannya perlu diperhatikan fungsi dan cara kerja mesinnya. Sekarang produsen mesin sudah banyak yang menyiapkan lubang hisap debu pada mesin yang mereka produksi. Mesin – mesin yang menimbulkan polusi udara umumnya telah dilengkapi lubang hisap debu. Nah, dari sini tentu kita akan dimudahkan dalam mengetahui ukuran pipa ducting yang dipakai dan menentukan kapasitasnya.

Namun demikian, ada beberapa mesin yang tidak dilengkapi dengan lubang hisap debu. Pada mesin – mesin seperti ini kita harus dapat menentukan ukuran lubang hisap debu yang tepat, agar area sekitar mesin tetap bersih. Sebelum menentukan ukuran lubang hisam, perhatikan terlebih dahulu area dan banyaknya debu yang akan dihisap. Kalau memang cara kerja mesin hanya memotong dan tidak menimbulkan banyak debu, dapat diberi lubang hisap berdiameter 100 mm. Namun bila ternyata debu yang dihasilkan mesin cukup banyak, beri lubang hisap berdiameter 150 mm atau 200 mm.

Baca juga : Menghitung Kapasitas Dust Collector

cara menghitung kapasitas dust collector
cara menghitung kapasitas dust collector

Semakin banyak dan semakin besar ukuran lubang hisap pada mesin akan berpengaruh pada main duct atau pipa utama. Dari faktor tersebut, bila memang mesin yang menghasilkan debu cukup banyak. Kita dapat memberikan alternatif untuk membaginya menjadi beberapa jalur dust collector, agar kapasitas dust collector tidak terlalu besar. Namun bila tidak ada kendala dengan tempat dan jarak tentu satu dust collector dengan kapasitas besar tidak menjadi masalah.

Setelah ukuran lubang hisap debu semua mesin diketahui, silahkan hitung kapasitas hisap seperti yang telah dijelaskan di posting Menghitung Kapasitas Dust Collector. Terima kasih telah berkunjung di blog ini, semoga sedikit pengalaman ini dapat menjadi sarana kita untuk berbagi manfaat. Silahkan komentar dan memberi masukan saran bila ada kesalahan tulisan maupun untuk melengkapi posting ini. Salam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *