Mengenal Sistem Dust Collector pada Industri

By | Februari 18, 2024
mengenal sistem dust collector pada industi

Perlunya mengenal sistem dust collector pada industri sangat penting, maka dari itu dalam memilih dan merencanakan sistem perlu memahami dengan benar agar sistem berjalan dengan baik. Pemilihan spesifikasi yang tepat, harus bisa menangani pencemaran udara pada area industri. Dust collector atau air pollution control merupakan sistem yang tersusun dari beberapa komponen yang berguna untuk mengatasi pencemaran atau polusi udara yang terjadi saat proses industri berlangsung. Sistem ini berguna untuk mengurangi dan mengontrol pencemaran udara pada gudang atau area industri yang rentan terjadi polusi berlebih. Untuk memenuhi persyaratan keselamatan lingkungan dan tempat kerja, dust collector harus menyesuikan dengan kebutuhan industri setempat agar pencemaran udara tidak menggaggu pekerja dan lingkungan di sekitar pabrik.

Sangat banyak dampak negatif yang terjadi apabila tidak mengenal sistem dust collector pada industri dengan benar, seperti halnya mengganggu kesehatan pernafasan operator bila pencemaran debu terhisap oleh manusia. Selain itu area produksi juga akan kotor terkena debu yang beterbangan kemana – mana. Bila hal ini terjadi secara terus menerus, tentu keselamatan lingkungan akan tidak terjaga dan semakin mencemari lingkungan kerja. Untuk meminimalisir dampak bedu yang membawa zat – zat berbahaya bagi lingkungan dan tubuh manusia, dust collector harus terpasang pada industri dengan tepat sesuai kebutuhan industri setempat.

Mengapa Perlu Mengenal Sistem Dust Collector pada Industri ?

Dust collector yang sesuai dengan industri setempat akan efektif mengontrol, mengurangai dan menghilangkan pencemaran udara pada area industri. Debu dan gas berbahaya yang muncul saat proses manufaktur akan tersaring oleh dust collector dengan maksimal. Dengan demikian, kualitas udara pada area industri tetap terjaga kebersihannya dan tidak menimbulkan masalah bagi lingkungan sekitar pabrik. Sistem ini bekerja seperti mesin vakum, yang menghisap debu – debu polusi dan mengumpulkannya pada wadah penampungan debu. Udara bersih hasil pemisahan debu akan kembali lagi ke udara bebas. Dengan sistem yang bekerja secara baik, area pabrik akan bersih dan menambah kenyamanan pekerja.

Tujuan utama penggunaan sistem dust collector pada industri ini adalah untuk menyaring, memisah dan menangkap partikel debu. Setelah proses pemisahan debu, udara bersih akan keluar kembali ke udara bebas. Hal ini perlu agar proses industri tidak mencemari kesehatan lingkungan area pabrik. Sistem pengumpul debu sangat penting untuk sejumlah sektor industri seperti industri pengolahan kayu, industri pengolahan logam, industri farmasi, industri makanan, industri pengolahan semen, industri kimia dan industri lainnya yang rentan terjadi pencemaran udara. Setiap industri memiliki partikel debu yang berbeda – beda, dari situlah penggunaan dust collector yang tepat akan membantu proses industri.

Komponen Sistem Dust Collector pada Industri

  1. Ducting works, komponen ini merupakan media penyalur debu dari area mesin menuju ke separator pemisah debu. Ukuran ducting works dan panjang ducting works dapat menyesuaikan dengan area pabrik, terutama menyesuaikan posisi mesin dan posisi separator pemisah debu. Ducting works ini ibarat selang yang menghubungkan ujung aliran menuju ke separator pemisah debu, sehingga semakin banyak point hisap (sucting) akan semakin banyak ducting works pada area tersebut.
  2. Centrifugal fan / blower, berfungsi menghisap udara dan debu hasil industri yang mengalir melalui ducting works. Centrifugal fan / blower ini akan mengalirkan polusi dari mesin proses ke separator melalui jalur ducting works. Komponen satu ini memiliki daya yang bervariasi sesuai dengan kapasitas udara pada sistem. Besarnya daya motor listrik menyesuaikan dengan kapasitas dan static pressure yang dibutuhkan.
  3. Separator, berguna untuk memisahkan partikel debu dengan udara bersih. Separator ini ada dua tipe, yaitu tipe cyclone dan tipe bag filter. Pada indusri yang menghasilkan debu yang kasar seperti serutan kayu, dapat menggunakan tipe cyclone untuk memisahkan partikel debu dengan udara bersih. Sedangkan untuk debu yang halus, dapat menggunakan bag filter untuk media pemisah debu dengan udara bersih.
  4. Dust silo, merupakan komponen penampung material debu dari hasil pemisahan debu. Semakin besar kapasitas silo penampungan, akan semakin lama pembersihan debu pada dust collector tersebut. Dust silo ini ada yang berbentuk bulat dan ada yang berbentuk kotak. Bentuk dan ukuran dust silo menyesuaikan dengan karakteristik material, sehingga pemiliha tipe silo menyesuaikan dengan materialnya.
  5. Contol Panel, komponen ini adalah komponen kelistrikan yang berguna mengontrol kinerja sistem dust collector pada industri. Control panel terdiri dari berbagai rangkaian kelistrikan, seperti star – delta, kontaktor, overload dan komponen kelistrikan lainnya. Untuk dust collector yang menggunakan cleaning system, control panel menggunakan PCL guna membantu pengaturan sistemnya.

Fungsi Dust Collector pada Industri

  1. Menjaga keselamatan lingkungan, sehingga lingkungan terjaga.
  2. Meningkatkan kualitas produk industri, karena debu tidak masuk ke produk.
  3. Menjaga kebersihan area produksi, karena pencemaran udara sudah terhisap bersih.
  4. Meningkatkan produktifitas kerja, sehingga operator dapat bekerja dengan nyaman.
  5. Menjaga kesehatan pekerja pada area industri, karena debu tidak mengganggu pernapasan.
  6. Menjaga keawetan mesin produksi, karena debu tidak menempel pada komponen mesin.
  7. Hasil produksi terjaga kebersihan dan presisi, sehingga kualitas produk dapat meningkat.

Bila anda membutuhkan sistem dust collector dengan spesifikasi custom seseuai kebutuhan. Silahkan datang ke tempat kami CV. Pandawa Design atau hubungi kotak yang telah tercantum pada kolom bagian kanan bawah. Di bawah ini contoh video pembuatan dust collector yang pernah kita kerjakan. Semoga ulasan singkat ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita tentang industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *